Berbisnis Laundry Andalkan CNG Bisa Hemat Rp 10 Jutaan

By 20 October 2017Umum

SRI Derin Salihah akhirnya bisa tersenyum lebar. Kini pemilik bisnis Bogor Laundry ini tak perlu lagi keluarkan dana hingga Rp 27-30 juta untuk kegiatan operasional yang berhubungan dengan cuci-mencuci.

Sekarang, rata-rata pengeluaran operasionalnya bisa ditekan di kisaran Rp 20 juta. Itu bisa terealisasi setelah Sri bermigrasi menggunakan gas alam dari sebelumnya memanfaatkan LPG (Liquid Petroleum Gas).

“Awalnya kami menggunakan LPG (Liquified Petroleum Gas) untuk operasional, tetapi karena pasokan tidak stabil dan harga tidak bersahabat, makanya kami berpikir untuk migrasi ke gas alam,” kata Sri yang membuka usahanya di Kota Hujan ini.

Dia dapat langsung menikmati bahan bakar yang ramah lingkungan itu tanpa perlu menunggu dibangunnya jaringan gas bumi di lokasi usahanya. Sri memanfaatkan tawaran PGN untuk menggunakan gas bumi dalam bentuk CNG.

Baca:Tempat Usaha Belum Terjangkau Jaringan Gas PGN? Jangan Patah Hati Dulu

CNG inilah yang menjadi sumber penggerak bisnisnya. Seluruh kegiatan operasional bisnis laundry mengandalkan CNG. Mulai dari mencuci, setrika, sampai proses pengeringan. ”Jadi boiler laundry tenaganya berasal dari CNG,” tekan Sri.

Lebih jauh dia menambahkan deretan manfaat tambahan lagi dari penggunaan produk PGN tersebut. Selain jaminan pasokan yang stabil, harganya pun sangat terjangkau. “Sejak pakai CNG, pembayarannya sekitar Rp 20 juta,” tukas Sri.

Pengalaman Sri menggunakan CNG untuk bisnis laundry sangat menguntungkan diamini Sales Head Area Bogor PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Elda Sutarda.

Pasokan CNG yang terjamin membuat pebisnis laundry tenang akan keterlanjutan bisnisnya. Situasi akan berbeda bila mengandalkan LPG yang didapat dari toko ritel. Selain pasokan tak terjamin, pebisnis laundry bakal deg-degan bila terjadi perubahan harga.

“Jadi sekarang dengan jadi pelanggan GasLink, mereka tidak pusing lagi memikirkan pasokan gas, sehingga bisa fokus pada bisnisnya,” kata Elda.

Sri adalah satu dari sekian banyak pelanggan PGN di Bogor. Selain segmen bisnis usaha kecil dan menengah (UKM), tercatat rumah sakit juga turut menikmati pasokan gas bumi melimpah dari PGN. Contohnya Rumah Sakit Azra yang memanfaatkan gas bumi untuk operasional laundry dan restoran.

Bahkan Elda menekankan sudah terdapat lima rumah sakit di Bogor yang menggunakan gas bumi. Layanan Kantor PGN Area Bogor sendiri mencakup Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Sukabumi, dan Depok.

Saat ini, secara total pelanggan PGN di Area Bogor mencapai 22.494 pelanggan yang terdiri dari 21.937 pelanggan rumah tangga, 279 pelanggan komersil, 53 pelanggan industri jasa komersil, dan 225 industri manufaktur pembangkit listrik.

Kemudian Mall Botani Square pun juga sudah dilayani gas PGN. Dalam waktu dekat, Mall Ekalosari pun juga mengikuti jejak menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan ini.