Blusukan ke Dapur, Pembantu Presiden Jokowi Jelaskan Amannya Gas Bumi

By 31 August 2017Umum

DAPUR rumah pasangan Sugiono dan Sudarwati menjadi target blusukan Menteri ESDM Ignasius Jonan. Kebetulan, rumah pasangan itu di kawasan Prajurit Kulon Gang 4 RT 01/04 Kota Mojokerto menjadi percontohan program pipa gas dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN).

"Ya allah saya tidak menyangka, pawonku diparani menteri. Pastinya senang, bangga dan kaget. Tidak menyangka kalau pak menteri sampai masuk ke dalam rumah," kata Sudarwati seperti dikutip dari Surya.co.id.

Saat dikunjungi itu, Sudarwati menceritakan Menteri Jonan banyak bertanya seputar penggunaan energi. Bahkan impresi pertama saat masuk ke dapurnya, pembantu Presiden Joko Widodo itu terkejut dengan banyaknya kerupuk di dapur rumah ibu tiga anak tersebut.

”Loh ini banyak sekali kerupuknya. Jualan kerupuk juga," kata Jonan kepada Sudarwati. Pertanyaan itu muncul lantaran di atap plafon tergantung banyak sekali kerupuk yang telah digoreng dan siap dijual.

Selain kerupuk, Jonan juga mengajak ibu berusia 33 tahun itu berbincang seputar penggunaan energi. Utamanya berapa banyak tabung gas elpiji yang digunakan sebelum mendapat pasokan gas dari PGN.

Menteri ESDM Jonan pantau pembangunan jargas di Kota Mojokerto

Tanpa sungkan, Sudarwati menjelaskan dalam sepekan menghabiskan dua hingga tiga tabung elpiji. Bila ditotal dalam sebulan, maka lebih dari 10 tabung dihabiskan untuk keperluan dapurnya.

"Ditanya juga saya pakai elpiji habisnya berapa setiap minggu. Karena saya juga jualan kecil-kecilan, jadinya ya habis banyak setiap minggu," terangnya.

Sudarwati pun bilang lagi kalau Menteri Jonan menekankan gas bumi PGN lebih hemat dan aman. Bila terjadi kebocoran pun tak perlu khawatir apalagi panik. Cukup menghubungi customer service, maka permasalahan akan ditangani dengan cepat.

"Diajarkan juga soal bagaimana jika ada kebocoran gas dan tidak boleh panik," katanya.

Apa yang disampaikan Sudarwati diamini sang suami, Sugianto. Bahkan dia menambahkan lagi bila gas bumi PGN membuatnya lebih berhemat dalam pengeluaran rumah tangga.

"Katanya lebih murah kan. Yang menguntungkan itu, ini bayar dibelakang jadi tidak takut kehabisan gas. Berbeda dengan tabung gas, kalau habis harus ke warung dulu. belum lagi kalau di warung pengirimannya telat, dan sewaktu-waktu biaya dapat naik," tukasnya.