Bos PGN Jadi ‘Dosen’ di Depan Mahasiswa Universitas Airlangga

By 31 October 2017Umum

DIREKTUR Utama PGN Jobi Triananda Hasjim tak mau mensia-siakan peringatan Hari Sumpah Pemuda untuk menyebarluaskan energi baik. Dalam program BUMN Hadir di Kampus 2017, Jobi menerangkan panjang lebar seputar manfaat gas bumi yang dikelola PGN di Convention Center Universitas Airlangga, Surabaya, Sabtu (28/10).

"Sebagai BUMN, PGN siap mendukung program pemerintah untuk terus menambah pembangunan jaringan gas bumi rumah tangga sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat," katanya.

Program BUMN Hadir di Kampus ini menjadi salah satu agenda Kementerian BUMN untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89. Tujuannya, agar perusahaan-perusahaan BUMN dapat berbagi ilmu dan memotivasi kepada pemuda yang notabene berada di lingkungan kampus, yaitu para mahasiswa.

Mengawali sesi kuliahnya, Jobi menerangkan perjalanan PGN yang sebelumnya berbentuk
perusahaan gas swasta Belanda, I.J.N Eindhoven&Co pada 1895. "Setelah dinasionalisasi menjadi Perusahaan Gas Negara dan menjadi bagian PLN Daerah Eksploitasi XIV, PGN akhirnya berdiri sendiri pada 1965," ujar Jobi.

Berjalannya waktu, PGN melepas saham ke publik melalui IPO di Bursa Efek Indonesia pada 2013. Meski begitu, PGN tetap mempertahankan status BUMN di mana komposisi kepemilikan pemerintah atas PGN sebesar 56,97 persen dalam bentuk saham seri A Dwiwarna.

PGN, sambung Jobi, terus mendukung program Presiden Joko Widodo dalam kesiapan membangun jaringan distribusi gas kota untuk rumah tangga. Contohnya, PGN ditugaskan membangun dan mengoperasikan jargas sebanyak 10.321 sambungan rumahtangga yang tersebar di 21 kelurahan di Bandar Lampung.

Direktur Utama PGN Jobi Triananda Hasjim turun langsung memberi kuliah di Kampus Unair, Surabaya.

Di sektor transportasi, PGN juga mendukung program konversi bahan bakar minyak ke bahan bakar gas dengan penyediaan konverter kit dan fasilitas pengisian ulang berupa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan Mobile Refueling Unit (MRU). Konkretnya, PGN telah membagikan 116 konverter kit gratis ke kendaraan dinas Pemkot dan Pemprov Lampung.

Selain di Lampung, PGN tahun ini mendapatkan penugasan untuk membangun jargas di Musi Banyuasin, DKI Jakarta, dan Mojokerto dengan total sebanyak 26 ribu sambungan rumah tangga.

Hingga saat ini, Jobi menyebut PGN telah membangun dan mengoperasikan infrastruktur pipa gas bumi sepanjang 7.278 km atau setara 80 persen pipa gas bumi hilir seluruh Indonesia.

Dari infrastruktur tersebut, PGN mengalirkan gas ke 1.659 pelanggan industri dan pembangkit listrik, 1.929 pelanggan komersial atau hotel, restoran, dan rumah makan, usaha kecil. PGN juga mengalirkan gas ke 177.710 pelanggan rumah tangga yang dibangun dengan investasi PGN. Pelanggan PGN ini tersebar di 19 kota di 12 provinsi.

Semua pembangunan itu, tegas Jobi, PGN sama sekali tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurut Jobi, ini merupakan salah satu dukungan perusahaan terhadap rencana pemerintah Presiden Joko Widodo yang ingin membangun infrastruktur gas bumi secara masif di seluruh Indonesia.