Bukan Sihir Bila Food Truck ala PGN Solution Bikin Siapapun Cepat Tajir

By 4 July 2017Umum

BANYAK yang kepincut bisnis food truck. Bisnis jualan mamin alias makanan dan minuman ini memang lagi booming. Bahkan sekelas artis Titi Kamal pun enggak mau ketinggalan. Istri dari Christian Sugiono ini juga mengadu peruntungan di bisnis food truck lewat kuliner ‘Ayam Jerit.’

Food truck menjadi solusi jitu mengawali bisnis di kuliner. Ketiadaan lahan atau pun tingginya biaya sewa tempat bukan kendala lagi. Benefit berikutnya, food truck menjadikan bisnis kuliner lebih mobile dan mudah mendekatkan dengan pelanggan.

Dan yang pasti, food truck membuktikan betapa berbisnis kuliner itu enggak melulu berkaitan dengan modal yang besar. Lagi pula omset yang bisa direguk lewat food truck enggak kalah pula dengan pemain-pemain kuliner lain yang sudak eksis.

Keuntungan bisa melejit lagi bila bisa menekan biaya operasional. Utamanya di sektor penggunaan energi untuk mengolah makanan atau minuman. Maklumlah, biaya di sektor itu terbilang cukup besar di samping bahan baku.

Nah, penggunaan gas bumi menjadi jawabannya. Gas bumi menjamin biaya operasional bakal dapat ditekan serendah-rendahnya. Selain itu, gas bumi juga lebih efisien dan ramah lingkungan.

Food truck ala PGN Solution di pameran IBD Expo 2016. (detik.com)

Enggak perlu pusing-pusing cari gas bumi. PGN Solution sudah memberikan kemudahan bagi calon pelaku bisnis food truck untuk memulai bisnis kulinernya. Anak usaha dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk ini menawarkan food truck yang merupakan inovasi terbaru yang ditujukan kepada Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM).

Food truck ala PGN Solution membuat calon pebisnis bisa memaksimalkan keuntungan lantaran biaya operasional dalam penggunaan energi dapat ditekan seminimal mungkin.

Tengok saja kemampuan food truck tersebut yang memiliki empat tabung gas berkapasitas 60 meter kubik yang dapat menghemat penggunaan energi sangat signifikan.

Mengapa ada empat tabung yang berisi CNG alias nartural gas yang di-compress di dalam tabung sehingga energinya integrated? Karena masing-masing tabung dialokasikan untuk kepentingan yang berbeda-beda. Dua tabung CNG digunakan untuk memasak, satu untuk mesin kendaraan dan sisanya untuk sumber listrik.

Corporate Relation PGN Solution Pratiwa Dyatmika menunjukkan hitungan matematikanya antara penggunaan gas bumi dibanding dengan bahan bakar minyak, listrik, maupun konsumsi gas elpiji.

Rincian penghematannya antara lain dari penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sebesar 39 persen, listrik 27 persen, dan konsumsi gas untuk keperluan memasak sebesar 68 persen.

"Untuk penggunaan ekstrem dari jam 9 pagi sampai jam 10 malam, cukup membayar Rp 180 ribu untuk isi ulang tabung gas. Dan itu bisa digunakan untuk berjualan selama 3 - 4 hari. Bayangkan dengan food truck lainnya, berapa biaya yang dibutuhkan selama waktu tersebut?" terang dia seperti dilansir dari merdeka.com.

Dari hitung-hitungan itu bisa membuktikan betapa food truck ala PGN Solution menawarkan efisiensi dalam pengelolaan bisnis karena biaya yang dikeluarkan dapat ditekan.

Bukan hanya itu saja, food truck yang ditawarkan PGN Solution bisa dibuat melar hingga dua meter ke belakang. Alhasil, daya tampungnya pun menjadi lebih banyak. Sudah bisa dibayangkan kan betapa food truck PGN Solution lebih menguntungkan dibanding food truck konvensional?