Cara Gampang Gunakan BBG di Mobil Tanpa Perlu Beli Konverter Kit

By 25 September 2017Teknologi Baik

MUNGKIN banyak yang berpikir memasang konverter kit bahan bakar gas (BBG) ke mobil kesayangan akan mengubah kondisi standarnya. Pemikiran itu sama sekali tak benar. Yang ada hanyalah membenamkan perangkat konverter kit di kendaraan.

Konverter kit sifatnya independen dengan satu set perangkat tambahan yang terdiri dari reducer, filter, injector rail, gas ECU, tabung, filling valve, cylinder valve, dan indikator. Artinya, banyak sekali komponen yang mesti dipasangan di kendaraan.

Banyak komponen ini yang membuat harga konverter kit lumayan mahal. Alhasil, inilah yang menjadi faktor mengapa pemilik kendaraan enggan berpaling ke BBG meski menawarkan banyak keuntungan ketimbang BBM.

Untungnya, hal itu tak lagi menjadi masalah. Anak usaha PT Perusahaan Gas Negara (PGN), yakni PT Gagas Energi Indonesia menawarkan terobosan dengan merilis program peminjaman konverter kit.

Program ini dimaksudkan agar masyarakat makin terdorong menggunakan BBG untuk kendaraan pribadi. Menariknya lagi, program ini juga menawarkan banyak kemudahan untuk berpartispasi.

Cara Ikut Program Pinjam Konverter Kit

Langkah pertama untuk ikutan, cukup mendatangi lokasi pengisian BBG milik PGN. Contohnya di mobile refueling unit (MRU) Monas, Jakarta Pusat. Temui petugas di sana dan ajukan keinginan untuk meminjam konverter kit.

SPBG milik PGN (esdm.go.id)

Petugas akan langsung melayani dengan menyerahkan form yang perlu diisi. Jangan lupa sebelum ke MRU, bawalah dokumen seperti KTP, kartu keluarga, STNK, BPKB, dan bila perlu sertifikat rumah.

Berikutnya, petugas dari Gagas akan mensurvei hunian pemilik kendaraan. Hanya ada catatan yang perlu digarisbawahi, program ini memprioritaskan pemilik kendaraan yang alamat KTP dan alamat STNK-nya klop.

"Setelah survei rumah, kami survei kendaraan, untuk menentukan layak atau tidak kendaraan tersebut dipasang konverter kit. Kami tidak mau walaupun mobilnya baru tapi sudah berasap, nanti dipasang konverter kit malah tambah rusak," jelas NGV Marketing Specialist PT Gagas Energi Indonesia Dicky Octa Zahriadi seperti dikutip dari Liputan6.com.

Bila semua sudah kelar dan dinilai layak, maka pemilik kendarana mesti mengeluarkan biaya pemasangan konverter kit sebesar Rp 1,5 juta. Di samping itu, juga menyatakan kesediaan membayar volume pemakaian gas minimal 250 liter setara premium (LSP) per bulan.

Atau bila dirupiahkan, cukup kalikan harga BBG PGN di Jakarta sebesar Rp 3.100. Artinya, biaya bulanannya di kisaran Rp 750 ribu-Rp 850 ribu yang mesti dilunasi di awal.

”Pemilik kendaraan akan diberikan Gasku Card. Jadi saat mengisi BBG di SPBG cukup tunjukkan kartu. Selama kuota masih ada, bisa digunakan terus,” terang Dicky seraya menambahkan pemilik kendaraan bersedia menandatangi kontrak menggunakan konverter kit selama minimal setahun.

Program peminjaman konverter kit ini berlaku untuk semua merek kendaraan roda empat sepanjang bermesin bensin.

Foto: batampos.co.id