Fakta-fakta Betapa Kompor Berbahan Bakar Gas Bumi Bikin Kaum Ibu Hepi

By 9 January 2018Teknologi Baik

ADA hubungan erat antara emak dan kompor. Di mata kaum ibu, kompor bukan sekadar senjata pamungkas di dapur, tapi sudah lebih dari itu. Level ketergantungan sama kompor sangat tinggi. Simpelnya, bila kompor ngadat alias enggak bisa semburkan api, tingkat stres dan emosional ibu pasti bakal meninggi.

Belum lagi kalau bahan bakar kompornya bermasalah. Sudah pasti, ibu yang uring-uringan. Lihat saja di televisi kalau ada kelangkaan tabung gas, yang banyak antre pasti ibu-ibu. Rata-rata memasang wajah harap-harap cemas.

Itulah mengapa, berpaling ke gas bumi sudah pasti bikin ibu-ibu hepi. Setidaknya ada beberapa fakta di bawah ini yang menguatkan.

Kontestan ajang kecantikan asyik masak dengan kompor tradisional (mangyono.com)

1. Amankan pos anggaran rumah tangga

Yang berasa pertama pasti murah. Gas bumi itu melimpah dan diproduksi dari bumi Indonesia. Jadi enggak ada istilah gas bumi itu impor macam gas elpiji. Dari situ saja sudah bisa diketahui kalau gas bumi jauh lebih murah dari elpiji.

Karena lebih murah dan enggak perlu dag dig dug baca berita soal pemerintah revisi harga elpiji, maka anggaran rumah tangga bakal lebih awet. Pos buat menabung atau investasi bisa lebih diperbesar lagi angkanya.

\

Deretan artis yang main di film Api dan Air (foto: istimewa)

2. Enggak repotkan petugas pemadam kebakaran

Belum ada insiden rumah terbakar gara-gara gas bumi. Jauh banget bedanya sama elpiji. Nyaris pemadam kebakaran dibuat repot bila ada laporan dari warga yang tabung gas elpijinya meledak.

Setidaknya dengan menggunakan gas bumi, petugas pemadam kebakaran bisa lebih tenang karena frekuensi insiden jauh lebih kecil.

3. Tinggal putar tombol kompor

Enggak ada istilahnya kompor kehabisan gas kalau pakai gas bumi. Emak-emak cukup putar tombol kompor ke posisi on, seketika api langsung terbakar. Belum lagi panas dari api gas bumi lebih merata sehingga memasak jauh lebih cepat. Ujungnya, makanan segera tersaji di meja makan.

Belum lagi panas dari api gas bumi lebih merata sehingga memasak jauh lebih cepat. Ujungnya, makanan segera tersaji di meja makan.

Seorang ibu menggotong tabung gas 12 kg (foto: Tirto.co.id)[/caption]

4. Paling pengertian

Tabung gas elpiji ada kapasitasnya. Di pasaran tersedia dalam tabung 3 kg, 12 kg, sampai 50 kg. Praktis, memasak bila menggunakan elpiji ada durasi waktunya alias terbatas. Bila gas di tabung habis, maka kompor bakal mati.

Bandingkan bila pakai gas bumi. Mau kompor menyala 24 jam pun, enggak bakal merasa khawatir gas ludes. Makanya gas bumi itu paling pengertian sama si empu kompor. Mau dipakai terus-terusan, ayuk-ayuk aja.

5. Bentuk sayang ke suami

Apa yang dilakukan ketiga tabung gas di rumah habis? Minimal suami jadi andalan. Minta tolong segera melesat ke agen gas terdekat. Iya kalau ada stoknya, kalau habis dan belum dikirim?

Sedangkan kalau ada masalah sama gas bumi, bakal bikin hati adem bin tenang. Petugas PGN siap siaga selama 24 jam jika ada problematika. Secara enggak langsung, suami juga bakal enggak direpotkan lagi. Repot cari gas di warung atau bikin badan suami pegal-pegal karena gotong-gotong tabung.

Itulah deretan fakta-fakta betapa kompor yang sudah menggunakan gas bumi jauh lebih menguntungkan ketimbang bahan bakar lain. Yuk, saatnya beralih ke gas bumi!