Kalau Mobil yang Terpasang Konverter Kit Kehabisan Gas Bakal Mogok di Jalan?

By 4 September 2017Umum

GILIRAN kendaraan dinas dan angkutan umum di Kota Surabaya yang kebagian konverter kit. Alat ini memungkinkan kendaraan beralih dari sumber energi BBM (bahan bakar minyak) ke BBG (bahan bakar gas).

Surabaya mendapatkan jatah sekitar 341 konverter kit sebagai upaya mendorong penggunaan gas bumi di masyarakat. "Makanya sekarang melaksanakan pembagian dan pemasangan konverter kit untuk kendaraan dinas serta angkutan umum di wilayah Surabaya," kata Area Head PGN Surabaya Misbachul Munir.

Surabaya merupakan satu dari sekian daerah di Indonesia yang menjadi sasaran pembagian konverter kit. Tahun ini saja, PGN sudah mendistribusikan 2.021 konverter kit di 12 lokasi dam MRU.

Bagaimana kalau kehabisan gas? Apakah mobil bakal mogok di tengah jalan? Menjawab kekhawatiran ini, Munir menekankan konverter kit yang dibagikan memiliki sistem bi-fuel.

Artinya, pengguna tak bakal khawatir kendaraan mogok di tengah jalan karena kehabisan gas. Cukup di-switch saja ke bahan bakar minyak (BBM). "Dengan sosialisasi ini, calon penerima konverter dapat memahami mengenai manfaat, keamanan dan efisiensi dari penggunaannya bagi kendaraan," terang Munir.

Pemasangan konverter kit (aktual.com)

Pembagian konverter kit ini merupakan bagian upaya program langit biru. Di samping itu, alat tersebut juga menjadi solusi dari penerima bantuan untuk menghemat pengeluaran biaya energi untuk kendaraan.

Lihat saja kalkulasi sederhannaya. Bila dihitung pengeluarannya setara per liter harga gas untuk kendaraan di SPBG PGN Ngagel adalah Rp4500/lsp.

"Pengguna akan mendapatkan manfaat efisiensi dari digunakannya konverter kit, dalam setahun penghematan yang bisa dicapai adalah Rp1,5 juta, atau 20% - 40% dibanding bbm non subsidi," tekan Munir.

Dia pun tak lupa membeberkan nilai lebih konverter kit yang terpasang di kendaraan. Di samping ramah lingkungan, pembagian konverter kit juga menjadi upaya nyata diversifikasi energi.

”Ini juga menyukseskan program bauran energi yang dicanangkan pemerintah," tukas Munir.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bagian Perlengkapan Pemkot Surabaya Nur Oermayati merespons positif pembagian konverter kit untuk kendaraan dinas. Langkah ini diyakini membuat udara di Surabaya lebih bersih dan sehat.