Lebih Dekat dengan Mobil Listrik Ezzy II Karya ITS yang Ditunggangi Jokowi

By 20 December 2017Teknologi Baik

MOBIL listrik Ezzy II karya Pusat Unggulan Iptek Sistem dan Kontrol Otomotif (PUI SKO) ITS Surabaya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menjadi perbincangan hangat.

Selain jadi kendaraan pertama yang mencium aspal Tol Surabaya-Mojokerto, mobil hatchback kelir merah terang itu menjadi istimewa karena ditumpangi Presiden Joko Widodo.

Sekitar 10 menit lamanya Jokowi menumpangi mobil dengan zero emission itu. Dengan pelat nomor spesial, RI 1, Ezzy II melaju mulus sampai keluar di gerbang tol Warugunung.

Usai menikmati perjalanan singkat itu, Jokowi sempat mengungkapkan niat pemerintaj mendorong produk dalam negeri untuk diproduksi secara massal dan diakses pasar. ”Meski prosesnya lama dan sulit, tapi pemerintah akan terus berupaya mendorong produk riset anak negeri,” katanya.

Sejatinya, Ezzy II adalah satu dari sekian mobil listrik yang dikembangkan civitas akademika ITS. Mobil lainnya yang turut dipamerkan ke orang nomor satu Indonesia itu adalah Supercar Lowo Ireng, dua motor listrik Gesits, dan satu unit bus bertenaga surya.

Mobil listrik Ezzy II yang merupakan penyempurnaan dari Ezzy I (molina.its.ac.id)

Dari sekian banyak itu, Jokowi menjatuhkan pilihan pada Ezzy II, mobil yang sanggup menjelajah hingga 130 km dengan bekal baterai berkapasitas 20 kWh. Hebatnya lagi, Ezzy II dikaruniai kemampuan melesat hingga kecepatan maksimum 180 km/jam.

Kehadiran Ezzy II sejatinya bukan hadir secara tiba-tiba. ITS sudah mengembangkan kendaraan itu sejak tahun 2003. Ezzy II yang merupakan versi penyempurnaan dari Ezzy I menjadi pembuktian ITS dapat memproduksi mobil listrik dengan konsisten.

Oh ya, pemberian nama Ezzy berasal dari Muhammad Nuh yang menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ketika mobil listrik itu kali pertama diperkenalkan di tahun 2013. Ezzy sendiri bisa berarti EC (electric car) atau easy (mudah).

Dikutip dari situs molina.its.ac.id, kecepatan Ezzy II jauh di atas Ezzy I di mana kecepatannya hanya maksimal 50 km/jam. Dari sektor daya jelajahnya pun naik signifikan. Jarak yang mampu ditempuh Ezzy I paling banter sampai 25 km. Bandingkan Ezzy II yang dapat menempuh 180 km atau setara jarak Jakarta-Bandung untuk sekali ngecas baterai.

Dari spesifikasinya, Ezzy II memiliki jarak sumbu roda 2.334 mm dengan bobot 1.500 kg. Mobil berpenggerak roda depan (front wheel) ini dapat mengangkut empat penumpang termasuk sopir.