Pasang Konverter Kit Sama Mudahnya dengan Langganan TV Kabel

By 27 September 2017Umum

SEKARANG sudah zamannya serba bahan bakar gas (BBG). Jadi bukan zamannya lagi ajak mobil antre di SPBU lagi untuk isi bensin. Asyiknya lagi, pemerintah juga dukung penuh rencana konversi bahan bakar minyak (BBM) ke gas.

Tapi yang namanya mobil bensin, pasti enggak bisa ujug-ujug isi gas. Mesti ada alat tambahan yang perlu dipasang. Konverter kit, itu alat yang dimaksud. Konverter kit ini yang bikin mobil mesin bensin bisa tetap ngacir meski diisi gas.

Konverter kit terdiri dari beberapa komponen mulai dari tabung, pipa, wiring, sampai injection rail. Mau tahu kelebihan pasang konverter kit di kendaraan? Simak ini.

- Kandungan oktan lebih tinggi sehingga performa mesin makin oke
- Sudah pasti ramah lingkungan
- Lebih irit
- Tetap bisa pakai bensin sehingga bebas rasa khawatir kalau kehabisan gas

Meski begitu tetap ada beberapa kelemahannya yang mesti diketahui.

- Pasang konverter kit menyita ruang kabin
- Harganya terbilang mahal karena masih diimpor
- Starter awal pakai bensin, begitu jalan baru beralih ke gas
- SPBU yang menyediakan BBG masih terbatas

Pemasangan konverter kit (aktual.com)

Deretan kelemahan itu yang coba ditekan agar gas menjadi primadona sebagai energi alternatif di luar BBM yang sudah mahal, habiskan uang negara, sampai polutif. Utamanya dari segi harga di mana rata-rata konverter kit dilego di kisaran Rp 13 juta sampai Rp 36 jutaan.

Alhasil, investasi awal agar mobil kesayangan bisa beralih ke BBG adalah dana untuk menebus konverter kit-nya. Besaran dana tergantung dari kapasitas mesin, jenis tabung, dan sistem bahan bakar apakah injeksi atau karburator.

Khusus untuk tabung yang jadi wadah gas jenisnya pun beragam. Rata-rata di pasaran tersedia dalam empat tipe dari satu sampai empat. Tabung tipe empat harganya lebih mahal karena terkait material yang lebih ringan.

Berikutnya soal sistem bahan bakar di mana yang injeksi pasti lebih mahal ketimbang karburator. Mengapa? Ya karena pengabutan bahan bakar injeksi diperlukan alat injector. Beda sama yang karburator yang tak perlu lagi alat pelengkap.

Ambil contoh paket konverter kit yang tersedia di pasaran. Sebut saja konverter kit mesin empat silinder dengan tabung tipe 2 rata-rata banderolnya mulai Rp 13 jutaan sampai termahal Rp 17 jutaan. Beda sama mesin enam silinder yang bisa mendekati angka Rp 20 jutaan.

Mahalnya investasi awal inilah yang membuat pemilik mobil pribadi berpikir panjang untuk pasang konverter kit. Untungnya anak Perusahaan Gas Negara (PGN), PT Gagas Energi Indonesia sangat pengertian dalam hal ini dengan menawarkan program peminjaman konverter kit.

Dengan strategi ini diharapkan pemilik mobil mendapatkan kemudahan untuk menikmati energi alternatif gas sebagai ‘minuman utama’ kendaraan kesayangan.

“Itu seperti langganan TV kabel, bayar perbulan nanti parabolanya dipinjamkan. Itu juga konverter kit kami pinjamkan, nanti mereka bayar per bulan. Namanya program berlangganan,” terang NGV Marketing Specialist PT Gagas Energi Indonesia Dicky Octa Zahriadi.

Tentu saja ini jadi kabar gembira. Ibaratnya, pasang konverter kit itu sama seperti berlangganan TV kabel. Tak perlu pusingkan alatnya, cukup bayar bulanan saja. Sesederhana itu kan!