Pejuang Kebersihan yang Dicap Gila Itu Justru Namanya Mendunia

BAGI urang Bandung, sosok pria uzur satu ini pasti tak asing. Perawakannya yang mungil yang dibalut seragam kuning khas petugas kebersihan, mudah dikenali siapapun.

Dia adalah Pak Sariban. Pria yang berusia mendekati 75 tahun ini nyaris menghabiskan separuh hidupnya di jalan-jalan Kota Bandung. Tujuannya cuma satu, menjaga kebersihan lingkungan.

Tanpa upah maupun harapan ucapan terima kasih, semangat Pak Sariban tak pernah surut menyingkirkan sampah yang berserakan di Kota Bandung. Semua dilakukan hanya bermodalkan sapu, keranjang sampah, cangkul, dan sepeda ontel yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga terkesan nyentrik.

Setiap hari, Pak Sariban melakoni rutinitas hariannya sejak pukul 08.00 hingga 16.00. Sepanjang perjalanan dengan mengayuh sepeda ontel, dia mengumpulkan sampah, mencabuti paku dari pepohonan, sampai melepaskan poster iklan yang mengotori ruang publik.

Bukan itu saja, pria yang sudah yatim sejak usia 5 tahun ini juga tak lupa memperingatkan orang-orang untuk menjaga kebersihan. Termasuk juga kelompok pengunjuk rasa yang sering meninggalkan sampah berserakan.

Belakangan ini, Pak Sariban ngehits lagi. Namanya viral di sosial media lantaran aktivitasnya mendapat sorotan media asing, Aljazeera. ”I am crazy. Hygiene crazy. Meet Indonesia's trash vigilante. #AJShorts" tulis Aljazeera English dalam caption di akun Twitter @AJEnglih.

Pak Sariban mendapat sorotan dari media asing Aljazeera (Aljazeera)

Itu adalah ucapan yang terlontar dari Pak Sariban dalam video berdurasi kurang lebih 3 menit. Dalam video itu, dia berbagi kisahnya berkeliling Kota Bandung sekadar mengumpulkan sampah.

Sesekali dia mengabadikan aktivitasnya dengan sebuah kamera. Bahkan terlihat juga Pak Sariban mengingatkan orang di sekelilingnya agar membuang sampah di tempat yang telah disediakan.

Begitulah Pak Sariban. Lelaki tua yang betul-betul tulus mencintai lingkungan. Bagi dia, apa yang dikerjakan sama sekali bukan beban berat lantaran ikhlas. Hanya kebanggaan yang dirasakan karena turut berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan.

Seperti dalam video liputan Aljazeera, Pak Sariban kerap dicap orang gila. Cap itu bisa jadi keluar dari mereka yang tak paham apa yang mendasari Pak Sariban menghabiskan waktunya di jalan-jalan memunguti sampah.

Sumber: Aljazeera