PGN Dipercaya Pemerintah Jual Gas Alam dari Blok Sanga-sanga

By 18 December 2017Umum

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) dipercaya pemerintah untuk menjual gas alam hasil produksi Kilang Badak LNG PT Badak NGL dari sumber Blok Sanga-sanga, Kalimantan Timur. Kepercayaan terhadap PGN itu dituangkan dalam surat Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi.

Surat yang dimaksud tertanggal 4 Desember 2017, SKK Migas menunjuk PGN sebagai penjual LNG bagian Negara yang belum terkontrak (uncommited). Surat itu akan berlaku untuk periode penjualan 2018.

"Penunjukkan PGN sebagai penjual LNG Blok Sanga-Sanga bagian Negara ini kami terima sebagai sebuah kepercayaan dari pemerintah kepada kami selaku perusahaan BUMN yang fokus di bidang usaha gas bumi," ujar Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, di Jakarta, seperti dikutip dari Liputan6.com.

Lewat penunjukan itu, sambung Rahmat, PGN bertugas melaksanakan jual beli LNG kepada para calon pembeli untuk periode 2018 dengan tetap tunduk pada penetapan alokasi dan harga LNG dari Menteri ESDM.

Alhasil, PGN bisa melakukan perundingan dengan calon pembeli dengan tetap berkoordinasi dengan SKK Migas.

Di samping itu, PGN juga bertanggung jawab untuk menyampaikan permohonan persetujuan secara tertulis mengenai mekanisme penjualan yang akan digunakan sebelum memasarkan. Kemudian menyiapkan dan memperoleh persetujuan atas perjanjian jual beli, hingga melaporkan hasil penjualan setiap kali pembayaran.

Dengan status sebagai penjual LNG, PGN mendapat kewajiban menanggung seluruh biaya yang timbul terlebih dulu. Biaya yang ditimbulkan akan dimasukan sebagai biaya operasional. Sebagai penjual LNG, PGN juga tidak akan memperoleh imbalan.

"Kami optimis dengan pengelolaan secara profesional, transparan dan akuntable, PGN dapat memberikan kontribusi lebih kepada negara," tutup Rachmat.

Kilang LNG yang dikelola Badak NGL mengolah pasokan gas dari beberapa proyek migas, yakni Blok Mahakam, Lapangan Bangka, Lapangan Jangkrik, dan Blok Sanga-Sanga.

Pada 2017, produksi LNG dari Kilang ini, menurut situs resminya tercatat sebesar 7,84 juta ton dengan pengapalan sebanyak 10,44 standar kargo.