Siap-siap Kaget, Rumah Pintar yang Diarsiteki Andra Martin Dilego Rp 600 Jutaan

By 18 September 2017Teknologi Baik

SEPERTI apa sih rumah idaman itu? Lokasi strategis, terjangkau, dan yang terpenting prospek ke depannya. Bisa jadi deretan itu yang menjadi pertimbangan ketika memilih rumah.

Hanya belakangan ini, kriteria memilih rumah bertambah lagi. Apa itu? Mengusung konsep smart home alias rumah pintar. Nah, pertanyaannya apakah ada rumah berkonsep smart home?

Ada dong. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk lewat anak usahanya PT PGN Mas menawarkan hunian berkonsep smart home di kawasan Narogong, Bekasi. Total ada 350 unit rumah pintar yang bisa dipinang masyarakat luas.

Berlokasi di Vida Bekasi, semua unit rumah itu sudah dilengkapi fasilitas panel surya berkapasitas 1.300 VA. Lalu terintegrasi jaringan gas bumi PGN, jaringan fiber optic, dan underground utilities.

Yang bikin tambah oke, cluster bernama BerandaMas ini merupakan hunian pertama di Indonesia berbasis energi alias Indonesia's First Energy-Based Housting Estate.

”Karena ada fasilitas solar panel, maka kebutuhan listrik bisa mengandalkan tenaga matahari. Sedangkan di malam hari menggunakan listrik dari PLN yang terpasang 2.200 VA,” terang Daryanto, Juru Penerang booth PGN di Pameran Indonesia Future City & REI Mega Expo 2017, di ICE BSD, Tangerang.

Dengan konsep ini, sambung Daryanto, maka penghuni dapat menekan biaya kebutuhan energi tiap bulannya. Mulai dari biaya bahan bakar memasak karena pakai gas bumi sampai tagihan listrik per bulannya.

Maket rumah pintar BerandaMas yang desainnya dipercayakan kepada arsitek kenamaan Andra Martin.

“Pakai gas bumi biayanya lebih hemat dari elpiji. Misalnya saja tabung elpiji 12 kg harganya di atas Rp 250 ribu, sedangkan pakai gas bumi paling banter Rp 60 ribuan per bulan,” terang dia.

Itu dari hitung-hitungan pengeluaran. Di sisi lain, kelebihan smart home besutan PGN Mas ini ada di faktor ‘kekinian.’ Maksudnya, penghuni dapat leluasa mengontrol semua perangkat elektronik di rumah cukup dengan aplikasi di ponsel.

Sebut saja memadamkan lampu, kipas angin, air conditioner, kamera CCTV, cukup dengan sentuhan di layar ponsel. Bahkan ketika tidak sedang di rumah.

Satu hal lagi yang membuat daya tarik dari hunian ini ada didesainnya yang diarsiteki Andra Martin. Cowok satu ini masuk daftar arsirek ternama yang sering dipercayakan mendesain rumah elite di Indonesia.

Soal harga? Tak usah panik dulu membayangkan smart home satu ini banderolnya di atas miliaran. Pasti kaget kalau rumah idaman ini hanya dilego mulai Rp 600 jutaan. Dan itu pun sudah tingkat! ”BerandaMas tersedia dalam berbagai ukuran. Paling kecil luasnya 60 meter persegi sampai 105 meter persegi,” papar Daryanto.

Satu lagi, PGN Mas juga membangun fasilitas umum yang mendukung gaya hidup penghuni. Mulai dari clube house, rumah ibadah, taman bermain, jogging track, CCTV dan one gate system.

”Aksesnya strategis karena ada tol Bekasi Timur, Tol Jati Asih. Bahkan ada juga shuttle bus yang beroperasi ke hunian ini,” pungkas Daryanto.

Smart home ala PGN Mas ini terbukti membuat banyak pengunjung kepincut. Satu di antaranya Budi Nasution. Pria berstatus pegawai negeri sipil ini meyakini BerandaMas bakal dilirik banyak orang. "Kalau harganya kompetitif, orang pasti akan lebih milih ini. Karena ini menawarkan smart home," katanya.