Tangkal Pencemaran Logam Berat Cukup Bermodal Rambut Manusia

By 10 July 2017Teknologi Baik

SIAPA sangka rambut manusia dapat bermanfaat dalam menetralkan logam berat pada limbah cair. Maklumlah, limbah yang mengandung logam berat perlu mendapat perhatian.

Pastinya, limbah itu berkontribusi dalam pencemaran ekosistem dan kehidupa manusia karena menghasilkan efek racun yang berbahaya.

Nah, hasil penelitian mahasiswa Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo bisa menjadi solusi agar limbah logam berat dapat diatasi.

Elsa Ninda Kalinda Putri, Syahna Febrianastuti, dan Easy Vicky Maylinda berhasil menemukan cara memanfaatkan limbah rambut yang selama ini berasal dari salon kecantikan atau pangkas rambut untuk lingkungan.

Menurut Easy, selama ini material yang sering digunakan untuk menekan kandungan logam berat pada limbah cair adalah bulu ayam atau wol. Maka itu, penelitian yang dilakukan bersama rekannya itu berupaya menemukan alternatif lain di luar dua material tersebut.

Lantas dipilihlah rambut karena bermanfaat sebagai absorben atau penyerap logam berat pada limbah cair. Sengaja memilih rambut sebagai bahan absorben karena kandungan alpha-keratin, yakni protein serat utama yang menyusun rambut.

Tiga mahasiswi UNS Solo yang temukan manfaat rambut (Harian Jogja)

Nah, kandungan itu yang dimanfaatkan sebagai penyerap logam berat, utamanya besi (Fe). “Masih jarang yang memanfaatkan limbah rambut. Padahal dalam rambut ada juga kandungan alpha-keratin yang bermanfaat sebagai absorben,” terang Easy seperti dikutip dari Harian Jogja.

Easy pun menerangkan bagaimana penggunaan rambut sebagai media penyerap logam berat besi dalam limbah cair. Langkah pertama adalah membuat limbah rambut itu menjadi serbuk.

Agar daya serap lebih efektif, serbuk rambut itu ditambahkan bahan alginat yang berfungsi sebagai pengental. Hasil formula itu sudah diujicoba selama empat bulan. Dalam eksperimen tersebut, komposisi serbut rambut yang dicampur alginat terbukti mampu menyerap logam berat pada limbah cair.

Setiap 0,1 gram komposisi ramuan tersebut dapat menyerap logam berat Fe untuk setiap 25 milimeter limbah cair. “Jadi untuk mengurangi kadar logam berat Fe pada 25 mililiter limbah cair, bisa menggunakan 0,1 gram absorben ini dengan tingkat efisiensi 97 persen,” timpal Elsa.

Temuan mereka ini jelas menjadi kabar gembira. Bukan hanya dapat menjadi jurus jitu mengatasi pencemaran akibat logam berat, tapi juga memanfaatkan limbah rambut yang selama ini dihasilkan dari salon-salon kecantikan.